
JAKARTA, RC - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali meluncurkan Program Wirausaha Merdeka (WMK) Tahun 2024. Acara peluncuran yang berlangsung pada Kamis (23/8) lalu, menandai babak baru dalam mendukung para mahasiswa untuk menjadi wirausaha tangguh dan inovatif.
Program WMK melibatkan lebih dari 38 perguruan tinggi pelaksana di seluruh Indonesia. Jumlah ini mencakup universitas negeri dan swasta, yang semuanya memiliki visi yang sejalan dalam mendukung mahasiswa untuk menjadi wirausaha muda yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Program Wirausaha Merdeka 2024 menargetkan untuk mencetak 10.000 wirausaha baru yang siap bersaing di pasar global.
Tahun ini, WMK menekankan pada pentingnya inovasi dan teknologi dalam membangun bisnis. Dari total pendaftar, banyak mahasiswa mengajukan proposal bisnis yang berfokus pada teknologi digital dan keberlanjutan lingkungan, sebuah tren yang mencerminkan perkembangan kebutuhan pasar dan peluang bisnis masa depan.
"Program Wirausaha Merdeka ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) dalam Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausaha melalui aktivitas di luar perkuliahan sejak diluncurkan pada tahun 2022 program Wirausaha Merdeka ini telah diikuti hampir 23.000 mahasiswa," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Abdul Haris dilansir dari laman kemendikbud.go.id.
Meskipun target yang ditetapkan cukup ambisius, para peserta diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Dengan pendampingan dan dukungan yang kuat, Program Wirausaha Merdeka 2024 diharapkan dapat melahirkan generasi baru pengusaha yang tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.