
PALU, RC – Puluhan kepala SMA dan SMK di Sulawesi Tengah mengikuti Retreat Gelombang Keenam yang digelar di selasar Masjid Raya Baitul Khairaat, Palu, selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (8–10/4/2026).
Kegiatan yang memasuki gelombang kedua untuk kepala sekolah ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas manajerial, tetapi juga integrasi pendidikan kepemimpinan dengan aktivitas keagamaan seperti salat berjamaah, taklim, zikir, serta pembinaan spiritual di lingkungan masjid.
Dilansir dari disdik.sultengprov.go.id, pemilihan Masjid Raya Baitul Khairaat sebagai lokasi kegiatan merupakan arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, sebagai bagian dari implementasi visi “Berani Berkah”.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat keberkahan yang menjadi fondasi pembentukan karakter dan akhlak generasi muda,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza DP, menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan program “9 Berani”, khususnya pilar “Sulteng Berjamaah” dan “Sulteng Mengaji”.
Ia menyoroti sejumlah persoalan yang disebutnya sebagai “darurat karakter” di kalangan pelajar, yakni penyalahgunaan narkoba, peredaran obat daftar G, seks bebas, dan perundungan (bullying).
“Masjid Raya Baitul Khairaat ini menjadi saksi komitmen kita bersama. Kepala sekolah harus pasang badan dan membuka telinga lebar-lebar. Edukasi mengenai bahaya narkoba dan seks bebas tidak boleh lagi dianggap tabu,” kata Firmanza.
Menurutnya, pendekatan berbasis spiritual diperlukan untuk memperkuat karakter siswa dan mencegah perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan.
Firmanza menambahkan, kegiatan retreat ini diharapkan menghasilkan rencana aksi konkret di masing-masing sekolah, termasuk penguatan layanan bimbingan konseling, pengawasan lingkungan sekolah, dan integrasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap penguatan nilai spiritual di lingkungan pendidikan dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter.