
LUWUK, RC — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar aksi donor darah yang diikuti jajaran petugas sebagai upaya membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di wilayah Luwuk dan sekitarnya, Jumat (10/4/2026) lalu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwuk. Para peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum diperbolehkan mendonorkan darah.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan kegiatan donor darah merupakan bentuk kontribusi nyata institusi dalam mendukung misi kemanusiaan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi langsung membantu ketersediaan stok darah di daerah,” kata Bahrun dilansir dari ditjenpas.go.id
Ia menegaskan, aksi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diharapkan menjadi kegiatan berkelanjutan sebagai bagian dari kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan.
Sementara itu, perwakilan PMI Luwuk, dr. Rasmina Mahmud, mengapresiasi partisipasi petugas Lapas dalam kegiatan donor darah tersebut.
Menurutnya, selain membantu pasien, donor darah juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonor, seperti membantu regenerasi sel darah merah dan menjaga kesehatan tubuh.
“Seluruh proses dilakukan melalui skrining ketat untuk memastikan keamanan, baik bagi pendonor maupun penerima darah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta harus memenuhi sejumlah kriteria kesehatan, termasuk tekanan darah dan kadar hemoglobin, guna menjamin kualitas darah yang didonorkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan stok darah di fasilitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat kepedulian sosial aparatur pemasyarakatan di tengah masyarakat.