
TOLITOLI, RC – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli kembali melaksanakan razia blok hunian, Selasa (3/3/2026). Kegiatan dipimpin jajaran Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib dengan melibatkan staf keamanan dan ketertiban (kamtib) serta regu jaga pagi.
Kepala Subseksi Keamanan, Muh. Nur Amry, mengatakan sinergi antarpetugas menjadi kunci dalam pelaksanaan razia. Menurutnya, petugas mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas guna mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Tujuan utamanya pencegahan. Jika potensi gangguan bisa dideteksi lebih awal, stabilitas keamanan dapat terus terjaga,” ujarnya dilansir dari ditjenpas.go.id.
Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, Yoga Sapta Mahardika, menambahkan razia rutin dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk meminimalkan risiko gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
“Razia ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menciptakan lingkungan hunian yang tertib dan kondusif agar proses pembinaan berjalan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menegaskan razia merupakan bagian dari komitmen mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta menjaga lingkungan lapas tetap aman dan bersih dari peredaran narkoba maupun barang terlarang.
“Ini tanggung jawab kami untuk memastikan lapas tetap aman dan tertib. Lingkungan yang aman akan berdampak langsung pada optimalnya proses pembinaan warga binaan,” tegasnya.
Dalam razia tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu kamtib, seperti paku, sendok besi, gelas kaca, cutter, dan gunting. Barang-barang tersebut langsung disita untuk dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui razia rutin ini, Lapas Tolitoli menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan yang berkelanjutan.