
BANGKEP. RC – Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) III di Aula BPU Kecamatan Tinangkung, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja, memperkuat konsolidasi, serta memilih kepengurusan baru untuk masa khidmat berikutnya.
Konfercab dihadiri Sekretaris Pengurus Wilayah NU Sulawesi Tengah, Ketua TP-PKK Banggai Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, jajaran pengurus NU, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peserta konferensi dari berbagai kecamatan.
Dilansir dari banggaikep.go.id, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan umat, dan mendukung pembangunan daerah.
Menurut Rusli, NU selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan toleran. Peran NU, kata dia, tidak hanya terbatas sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang berkontribusi di bidang pendidikan, dakwah, dan kegiatan kemasyarakatan.
"NU telah hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata, sekaligus menjadi perekat persaudaraan dan penyejuk dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Rusli menilai Konfercab III merupakan momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi program kerja, menyusun langkah strategis ke depan, serta memilih kepemimpinan yang mampu membawa kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembinaan generasi muda, hingga menjaga kerukunan sosial.
Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Rusli mengajak warga NU untuk terus berperan aktif menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta menjadi garda terdepan dalam menangkal paham-paham yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Konfercab III NU Banggai Kepulauan dijadwalkan menghasilkan sejumlah keputusan strategis organisasi, termasuk memilih kepengurusan baru yang akan memimpin NU di daerah tersebut pada periode mendatang.