FOTO/BBPOM PALU

Pekan Jamu 2026, BBPOM Palu Edukasi Mahasiswa Kenali Jamu Aman

Terbit : 3 June 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu mengedukasi puluhan mahasiswa farmasi tentang pentingnya memilih dan mengonsumsi jamu yang aman, bermutu, dan berizin edar dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang digelar di Aula Posintomu Kantor BBPOM di Palu, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan bertema “Bijak Memilih Jamu yang Aman Dikonsumsi” tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Jamu Nasional 2026 sekaligus rangkaian Pekan Jamu 2026 yang diselenggarakan Badan POM. Peserta kegiatan berasal dari Akademi Farmasi Pelita Mas Palu, Akademi Farmasi Tadulako Farma Palu, dan Akademi Farmasi Bina Farmasi Palu.

Kepala BBPOM di Palu, Mardianto, mengatakan jamu merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai penting dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun sosial budaya. Karena itu, keamanan, mutu, dan khasiat produk jamu harus menjadi perhatian bersama.

“Jamu yang beredar di masyarakat harus terjamin keamanan, mutu, dan khasiatnya. Masyarakat juga perlu menjadi konsumen yang cerdas dengan memastikan produk yang digunakan memenuhi ketentuan dan memiliki izin edar BPOM,” ujarnya dilansir dari palu.pom.go.id.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai peredaran obat bahan alam di Indonesia, bahaya penggunaan Bahan Kimia Obat (BKO) yang dicampurkan ke dalam jamu, serta cara mengenali produk yang aman melalui prinsip Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (Cek KLIK).

BBPOM menilai edukasi kepada generasi muda penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan menghindari produk jamu yang tidak memenuhi ketentuan.

Usai kegiatan KIE, peserta dan pegawai BBPOM di Palu mengikuti Kick-Off Pekan Jamu 2026 secara daring yang dibuka langsung oleh Kepala Badan POM RI, Taruna Ikrar. Tahun ini, Pekan Jamu mengusung tema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu”.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan minum jamu bersama sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya minum jamu sekaligus kampanye pemanfaatan jamu yang aman, berkhasiat, dan bermutu sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

Berita ini telah dibaca 6 kali
Font +
Font -
cross