
PALU, RC - Sambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu gelar simulasi penggunaan alat pemadam kebakaran dan penanggulangan kebakaran Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu ini dan diikuti jajaran struktural dan petugas Lapas Palu, termasuk peserta magang, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pencegahan potensi kebakaran,
Petugas Damkar Kota Palu menyampaikan materi terkait pencegahan kebakaran, potensi penyebab terjadinya kebakaran, dan langkah-langkah awal penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja, khususnya di area Lapas, dilanjutkan dengan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di mana mereka memperagakan secara langsung tata cara penggunaan APAR yang benar dan aman, diikuti oleh beberapa perwakilan petugas Lapas Palu sebagai bentuk latihan dan penguatan pemahaman.
Frans selaku Anggota Regu Pengamanan mengungkapkan pengetahuan dasar tentang penanggulangan kebakaran sangat penting.
“Penanggulangan kebakaran ini sangat penting bagi kami sebagai petugas Lapas Palu. Melalui pelatihan ini, kami dibekali pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran sehingga melindungi keselamatan Warga Binaan dan petugas, serta praktik penggunaan APAR memberikan kami pemahaman praktis tentang cara memadamkan api secara aman dan efektif. Dengan keterampilan ini, kami dapat bertindak cepat sebelum api membesar dan membahayakan keselamatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Rival dari Damkar Kota Palu menjelaskan pencegahan kebakaran di Lapas dimulai dari disiplin bersama petugas, seperti pengecekan instalasi listrik secara rutin, pengawasan penggunaan alat elektronik, serta memastikan tidak ada bahan mudah terbakar di area kantor dan blok hunian.
“Di area Lapas, petugas harus memiliki pemahaman khusus dalam penanggulangan kebakaran. Selain memadamkan api, keselamatan petugas dan Warga Binaan serta pengamanan area harus tetap menjadi prioritas utama,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Sosialisasi penanggulangan kebakaran ini sangat penting sebagai bagian dari penguatan sistem pengamanan dan keselamatan di satuan kerja Pemasyarakatan. Kami mendorong agar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan terus meningkatkan kesiapsiagaan petugas, khususnya dalam menghadapi momen perayaan besar seperti Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.