
Luwu Utara, RC - Anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Yusuf Paembonan menjadi korban pemukulan oleh oknum warga di Desa lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Minggu (2/7/2027).
Kejadian bermula saat Yusuf yang merupakan legislator dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini usia melakukan reses di Desa Lembang-Lembang untuk menentukan koordinat pembangunan jalan tani bersama konsultan dan aparat desa.
Namun saat hendak kembali ke rumah, kendaraan yang ditumpangi Yusuf tiba-tiba dihadang oleh oknum warga. Korban yang turun dari kendaraannya langsung dianiaya oleh pelaku dengan memukul wajah korban hingga terkapar dan tak sadarkan diri.
"Saya dipukul dengan tangan yang memegang sesuatu, kemudian saya jatuh tak berdaya saya masih dipukul disitu hingga pingsan. Saya sadar setelah di rumah warga dan saat itu saya langsung dilarikan ke rumah sakit," ujar Yusuf Paembonan kepada awak media.
Sekretaris Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia DPRD Lutra ini mengaku kenal dengan pelaku yang menganiaya. Dirinya menduga pelaku dendam karena ia membeli tanah yang dijual oleh istri pelaku.
"Ada memang tanah istrinya saya beli, saat ditimbun yang bersangkutan sempat keberatan mengenai persoalan batas. saat itu sempat saya bilang bisa ji ini diatur baik-baik pak," ungkap Yusuf.
Yusuf Paembonan juga mengaku pernah mendapat ancaman dari pelaku sebelum kasus penganiayaan ini terjadi.
"Sudah saya laporkan ke Polres Luwu Utara, saya berharap polisi melakukan penegakan hukum terhadap pelaku," harap Yusuf yang saat ini kembali maju sebagai calon anggota DPRD dari dapil IV Luwu Utara.
Saat ini, Yusuf Pembonan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Andi Djemma Masamba dengan kondisi luka robek dibagian bibir.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Jodi yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan penganiayaan tersebut.
AKP Jodi menyebut tim Reskrim Polres Luwu Utara kini dikerahkan menuju ke lokasi untuk membantu Polsek setempat mengejar dan menangkap pelaku.
"Anggota sudah mau kesana bantu Polsek, pelakunya sudah melarikan diri," beber AKP Jodi.