Rahmawati M. Nur Sebut Peringatan Isra Miraj Momentum Membangun Akhlak di Tengah Tantangan Zaman

Terbit : 16 January 2026
Font +
Font -

PALU, RC – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Tengah, Rahmawati M Nur, mengajak umat Muslim untuk memaknai peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tidak semata sebagai peristiwa spiritual, tetapi sebagai momentum penting dalam membentuk akhlak mulia sebagai fondasi utama menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menurut Rahma, Isra Miraj mengandung pesan mendalam tentang pembinaan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab moral umat Islam. Perintah salat yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa tersebut menjadi simbol kuat hubungan manusia dengan Allah SWT sekaligus refleksi pembentukan akhlak dalam kehidupan sosial.

“Isra Miraj mengajarkan kita bahwa kekuatan spiritual harus melahirkan akhlak yang luhur. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, akhlak mulia menjadi fondasi utama agar umat tidak kehilangan arah,” ujar Rahmawati dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026)

Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng ini menilai, kemajuan teknologi, perubahan sosial, serta dinamika kehidupan modern kerap menggerus nilai-nilai moral jika tidak diimbangi dengan penguatan akhlak dan keimanan.

Oleh karena itu, peringatan Isra Miraj harus menjadi ruang refleksi bersama untuk memperbaiki perilaku, meningkatkan kepedulian sosial, serta meneguhkan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.

Rahma juga mengajak umat Muslim, khususnya generasi muda, untuk menjadikan teladan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara.

“Akhlak mulia adalah kunci dalam membangun peradaban yang beradab dan berkeadilan. Jika akhlak terjaga, maka tantangan zaman apa pun dapat dihadapi dengan bijaksana,” pungkasnya.

Melalui peringatan Isra Miraj, DPW PKB Sulteng juga berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan yang berbasis pada kemaslahatan umat dan penguatan nilai-nilai religius di Bumi Tadulako.

Berita ini telah dibaca 11 kali
Font +
Font -
cross