
PALU, RC – Sebanyak 691 calon mahasiswa baru mengikuti ujian berbasis elektronik melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) pada jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Senin (8/6/2026).
Dilansir dari uindatokarama.ac.id, pelaksanaan ujian berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juni 2026, di Laboratorium Komputer UIN Datokarama. Ratusan peserta tersebut dibagi ke dalam sembilan sesi ujian yang dilaksanakan secara bertahap.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Datokarama, Dr. Hamka, mengatakan seleksi UMPTKIN merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.
“Ujian seleksi masuk PTKIN dilaksanakan serentak di seluruh perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya di UIN Datokarama,” ujar Hamka.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari perangkat komputer, jaringan internet, hingga ruang ujian yang memadai.
Panitia juga mengingatkan seluruh peserta agar mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan Panitia Pusat UMPTKIN. Ketentuan tersebut tercantum dalam lampiran kartu ujian yang wajib dibawa peserta saat mengikuti seleksi.
Selain kartu ujian, peserta diwajibkan membawa identitas diri yang sah, seperti KTP, paspor, atau kartu identitas lain yang memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta foto terbaru.
Hamka menegaskan bahwa hasil ujian menjadi penentu utama kelulusan peserta untuk diterima sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Karena itu, peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta hadir di lokasi ujian paling lambat 30 menit sebelum sesi yang terjadwal dimulai.
Seleksi UMPTKIN merupakan salah satu jalur nasional penerimaan mahasiswa baru yang setiap tahun menjadi pilihan lulusan SMA, MA, dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.