
PALU, RC – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Nasri, mengajak masyarakat berperan aktif memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba saat menghadiri kegiatan Subuh Berkah Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan salat subuh berjamaah di Masjid Al-Muhajidin, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (5/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa narkoba menjadi salah satu ancaman serius yang saat ini mendapat perhatian khusus jajaran Polda Sulawesi Tengah karena dapat merusak generasi muda, menghancurkan masa depan keluarga, serta mengganggu stabilitas sosial masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Mari bersama-sama melindungi keluarga dan lingkungan kita dari bahaya narkoba. Jika mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, segera laporkan kepada aparat penegak hukum,” tegas Nasri.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sulawesi Tengah, personel TNI-Polri, aparatur pemerintah daerah, serta masyarakat yang memadati masjid untuk mengikuti ibadah dan silaturahmi bersama.
Dalam sambutannya, Nasri yang baru menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah juga memperkenalkan diri kepada masyarakat dan meminta dukungan seluruh elemen daerah dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, kondisi keamanan di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, hingga saat ini berada dalam keadaan aman dan kondusif. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi tersebut dengan memperkuat persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa diwujudkan hanya oleh Polri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan dukungannya terhadap langkah Polda Sulawesi Tengah dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Menurut gubernur, narkoba merupakan ancaman serius yang harus dihadapi secara bersama karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendukung penuh langkah-langkah Polda Sulawesi Tengah dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Ini bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” kata Anwar.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing, memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya narkoba, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkotika.
Selain isu pemberantasan narkoba, gubernur turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan mempertahankan situasi keamanan yang selama ini terjaga di Sulawesi Tengah.
Kegiatan Subuh Berkah tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Tengah.