FOTO/KEMENDUKBANGGA SULTENG

Sulteng Punya Kelas AMAN, Ayah Diajak Aktif Dampingi Kehamilan hingga KB

Terbit : 4 July 2026
Font +
Font -

PALU, RC - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan Kelas AMAN (Kelas Ayah Idaman) sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana (KB) pascapersalinan. Program tersebut ditandai dengan kick off di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Amanah, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Rabu (1/7/2026) lalu.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, mengatakan keterlibatan ayah menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan ibu sekaligus tumbuh kembang anak. Menurutnya, seorang ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping yang aktif dalam setiap pengambilan keputusan terkait kesehatan keluarga.

"Ayah perlu memahami kondisi kesehatan istri, mengetahui pilihan kontrasepsi pascapersalinan yang aman dan sesuai dengan rencana keluarga, serta terlibat dalam setiap pengambilan keputusan. Kehadiran dan dukungan ayah bukan hanya menjaga kesehatan ibu, tetapi juga menjadi investasi penting bagi tumbuh kembang anak," kata Nuryamin dikutip dari sulteng.kemendukbangga.go.id.

Ketua Tim Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Sulawesi Tengah, Liana Dewi Taufiq, menjelaskan Kelas AMAN dirancang sebagai sarana edukasi bagi para suami agar lebih memahami perannya dalam mendampingi istri sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga pelaksanaan KB pascapersalinan (KBPP).

Menurutnya, salah satu tantangan dalam pelayanan KB pascapersalinan adalah keputusan penggunaan kontrasepsi yang masih banyak dipengaruhi oleh suami dan keluarga. Karena itu, peningkatan pengetahuan ayah dinilai penting agar keputusan yang diambil benar-benar mendukung kesehatan ibu dan anak.

"Melalui Kelas AMAN, kami ingin memperkuat peran ayah agar mampu memberikan rasa aman, dukungan, dan mengambil keputusan bersama yang terbaik demi kesehatan ibu dan anak," ujarnya.

Pemilik TPMB Amanah, Bidan Muntik Agustina, mengatakan peluncuran Kelas AMAN diikuti 10 ibu hamil yang hadir bersama suami mereka. Ke depan, kelas tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pada pekan keempat setiap bulan di TPMB Amanah.

Ia berharap program tersebut menjadi ruang belajar bagi para ayah agar semakin siap mendampingi istri selama kehamilan, persalinan, hingga menentukan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu dan rencana keluarga.

Dalam kegiatan itu, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya dukungan emosional kepada ibu hamil, pendampingan selama proses kehamilan dan persalinan, serta pemahaman tentang berbagai pilihan metode KB pascapersalinan. Melalui program tersebut, BKKBN berharap semakin banyak ayah yang berperan aktif sebagai pendamping, pelindung, dan mitra bagi istri dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Berita ini telah dibaca 2 kali
Font +
Font -
cross