
Bulukumba, RC - Sebuah langkah maju diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam sektor pertanian dengan melaksanakan pembangunan proyek irigasi menggunakan beton pra cetak.
Komitmen dalam mengadopsi teknologi modern tersebut merupakan upaya dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proyek tersebut.
Menelan anggaran sebesar Rp29,9 miliar untuk tahun 2023, proyek irigasi yang semuanya didesain pra cetak menjadi perhatian utama bagi masyarakat di sektor pertanian.
Kabid Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Irigasi Dinas PUTR, Al Ansar Muhayyang, menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek ini mengalami peralihan teknologi dari metode konvensional ke metode teknologi pabrikasi beton pra cetak.
Al Ansar menjelaskan bahwa beton pra cetak yang diadopsi menggunakan Model L, sebuah prototipe dengan berat sekitar 53 kg per buah. Salah satu keunggulan utama dari Model L adalah umur konstruksinya yang lebih tahan lama. Selain itu, desainnya yang mudah dimobilisasi memungkinkan pemasangan di berbagai kondisi medan atau lokasi.
"Kelebihan lainnya adalah kemudahan pemasangan tanpa memerlukan peralatan berat," ungkapnya dilansir dari Pemkab Bulukumba, Kamis (24/8/2023).
Al Ansar Muhayyang juga menekankan bahwa model ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memudahkan dalam operasi dan pemeliharaan.
Ia menyatakan bahwa produk Model L telah diproduksi massal oleh berbagai pabrikasi beton, baik lokal maupun regional, dengan bahan dan material yang berasal dari dalam negeri.
Dengan langkah progresif ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba berharap bahwa proyek pembangunan irigasi ini tidak hanya akan memberikan manfaat segera bagi petani, tetapi juga menjadi contoh dalam mengadopsi teknologi inovatif demi kemajuan sektor pertanian.