
DONGGALA. RC – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Nasrin (30), warga yang dilaporkan tenggelam di Pantai Salumbone, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (26/6) sore, setelah dua hari pencarian.
Korban ditemukan sekitar pukul 15.20 WITA di koordinat 0°39'50.59"S - 119°48'59.63"E atau sekitar lima meter dari lokasi kejadian, dengan kedalaman kurang lebih 14 meter. Selanjutnya, korban dievakuasi ke posko sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 16.20 WITA. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Kamis (25/6) sekitar pukul 11.00 WITA. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Nasrin bersama istri dan mertuanya menyeberang menggunakan perahu dari Desa Labuan menuju Kabupaten Donggala.
Saat perahu berada sekitar 30 meter dari Pantai Salumbone, korban berpindah posisi hingga terjatuh ke laut dan tenggelam. Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan memulai pencarian sejak pukul 07.00 WITA diawali dengan briefing personel, pengecekan peralatan, pembagian Search and Rescue Unit (SRU), serta penyampaian prosedur keselamatan sesuai standar operasional.
Sekitar pukul 07.30 WITA, tim dibagi ke dalam dua SRU untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada sore hari ketika korban berhasil ditemukan di dasar laut.
Dilansir dari palu.basarnas.go.id, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
"Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan meskipun dalam kondisi meninggal dunia. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara maksimal sejak proses pencarian hingga evakuasi. Sinergi dan koordinasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam pelaksanaan operasi ini," ujarnya.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, BPBD Donggala, Dinas Pemadam Kebakaran Donggala, Polsek Labuan, Polairud, aparat Desa Labuan, serta masyarakat setempat. Selama operasi berlangsung, tim didukung berbagai peralatan, di antaranya perahu karet, peralatan selam, drone thermal, alat navigasi, peralatan water rescue, perangkat komunikasi, peralatan medis, dan perlengkapan evakuasi.