FOTO/KEMENAG SULTENG

Tradisi Lebaran Burasa di Lakea Jadi Momentum Perkuat Kerukunan Masyarakat

Terbit : 4 June 2026
Font +
Font -

BUOL, RC – Lebaran Burasa 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kecamatan Lakea di Lapangan Tanda Lemba, Desa Lakea I, Rabu (3/6/2026), menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Nurkhairi, unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta warga yang memadati lokasi acara untuk merayakan tradisi tahunan yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.

Dilansir dari sulteng.kemenag.go.id, Nurkhairi mengapresiasi upaya pemerintah kecamatan dan masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Lebaran Burasa sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan kerukunan.

Menurutnya, tradisi yang sarat nilai religius tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah setelah Ramadan.

“Kegiatan seperti Lebaran Burasa ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi momentum strategis untuk merajut kembali ukhuwah Islamiyah, mempererat rasa persaudaraan, dan yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT pasca bulan suci Ramadan,” ujar Nurkhairi.

Ia berharap semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

Nurkhairi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi, saling menghormati, serta mendukung berbagai program pembangunan keagamaan di Kabupaten Buol, khususnya di Kecamatan Lakea.

Lebaran Burasa merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan masyarakat setempat sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur, sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Berita ini telah dibaca 2 kali
Font +
Font -
cross