
SIGI, RC – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu memastikan pangan yang dijual di sekitar arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Taman Likuefaksi, Kabupaten Sigi, aman untuk dikonsumsi. Kepastian itu diperoleh setelah seluruh sampel pangan yang diuji melalui metode rapid test dinyatakan memenuhi persyaratan keamanan pangan.
Dilansir dari palu.pom.go.id, kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia sekaligus memastikan keamanan pangan bagi masyarakat yang menghadiri pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.
Sebanyak 20 sampel pangan yang dijual di sekitar lokasi kegiatan diperiksa oleh petugas BBPOM Palu. Sampel tersebut meliputi bakso, tahu, mie, gulali, minuman es berwarna, serta berbagai jenis jajanan lainnya.
Pengujian dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan, seperti formalin, boraks, methanil yellow, dan rhodamin B.
Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif dari bahan berbahaya dan memenuhi parameter keamanan pangan yang diuji.
Selain melakukan pengawasan dan pengujian, BBPOM Palu juga memberikan edukasi kepada pedagang dan pengunjung mengenai pentingnya memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi.
Masyarakat diimbau menerapkan prinsip Cek KLIK, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan. Edukasi tersebut juga mencakup pemahaman mengenai bahaya penggunaan bahan kimia yang tidak diperbolehkan dalam pangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 yang mengusung tema “From Burden to Solutions – Safe Food Everywhere”. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan pangan yang aman bagi masyarakat.
Melalui pengawasan tersebut, BBPOM Palu menegaskan komitmennya untuk terus melindungi kesehatan masyarakat melalui pengawasan pangan yang efektif dan berkelanjutan. BBPOM juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dengan memilih pangan yang aman, bermutu, dan sesuai ketentuan.