
PALU, RC – Universitas Tadulako (Untad) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Tahun Akademik 2026. Sebanyak 5.079 peserta mengikuti seleksi untuk memperebutkan 2.413 kursi yang tersedia di berbagai program studi.
Pelaksanaan UTBK ditandai dengan serah terima Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU) yang berlangsung di ruang rektor Untad, Rabu (10/6/2026).
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, menegaskan seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berdasarkan hasil ujian peserta.
“Tentunya kelulusan setiap peserta akan ditentukan secara objektif berdasarkan passing grade dan murni berdasarkan hasil nilai tes masing-masing individu,” kata Amar dilansir dari untad.ac.id.
Menurutnya, jalur Seleksi Mandiri menjadi bagian dari komitmen Untad untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat, khususnya yang berasal dari Sulawesi Tengah, guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Selain seleksi reguler, Untad juga tetap menerapkan kebijakan afirmasi bagi sejumlah kategori pelamar. Namun, peserta dari jalur afirmasi tetap diwajibkan memenuhi standar kelulusan yang telah ditetapkan universitas.
“Sebagai bentuk keberpihakan sosial, Untad tetap konsisten menerapkan kebijakan afirmasi. Namun peserta dari jalur tersebut tetap harus memenuhi passing grade demi menjaga mutu akademik universitas,” ujarnya.
Terkait biaya pendidikan, pihak universitas menegaskan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp300 juta hanya diberlakukan bagi mahasiswa baru Program Studi S1 Kedokteran Angkatan 2026 sesuai Surat Keputusan Rektor Nomor 2238/UN28/HK.02/2026. Sementara program studi lainnya tidak dikenakan IPI.
Wakil Ketua SMMPTN Untad, Sutriyani, S.P., M.P., menjelaskan pelaksanaan ujian di Media Center Untad berlangsung dalam tiga sesi setiap hari, yakni pagi, siang, dan sore. Khusus hari Jumat, pelaksanaan ujian hanya dilakukan dalam dua sesi.
“Setiap sesi memiliki durasi total 120 menit, termasuk proses verifikasi peserta, pembagian kata sandi, latihan, hingga pengerjaan soal selama 90 menit,” jelasnya.
Pelaksanaan UTBK Seleksi Mandiri Untad tahun ini dipusatkan di dua klaster lokasi, yakni Media Center Untad Palu dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Untuk klaster Media Center Untad Palu, ujian berlangsung mulai 10 hingga 18 Juni 2026 dan dibagi ke dalam 17 sesi. Panitia menyiapkan 15 ruang ujian dengan total kapasitas 300 unit komputer guna mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi.
Seleksi Mandiri Untad merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan universitas setelah proses seleksi nasional selesai, dengan tujuan menjaring calon mahasiswa yang memenuhi standar akademik dan kebutuhan daya tampung perguruan tinggi.