
BANGGAI, RC – Pemerintah Kabupaten Banggai bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan Gerakan Banggai Jumat Menabung (Gerbang Juna) untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, membangun kebiasaan menabung secara rutin.
Peluncuran Gerbang Juna berlangsung di Lapangan Basket Gelora Luwuk, Minggu (20/9/2026), atas inisiasi Pemkab Banggai dan TPAKD dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Mewakili Bupati Banggai, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs. H. Alfian, M.M., M.H., mengatakan gerakan tersebut tidak menitikberatkan pada jumlah uang yang ditabung, tetapi pada pembentukan kebiasaan dan kedisiplinan mengelola keuangan.
Menurutnya, nominal kecil yang ditabung secara rutin dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan dan masa depan masyarakat.
“Seribu rupiah, dua ribu rupiah, lima ribu rupiah, bahkan berapa pun yang kita mampu, jika dilakukan secara rutin, akan menjadi sesuatu yang berarti. Yang paling penting bukanlah besar kecilnya uang yang ditabung, tetapi kebiasaan dan kedisiplinannya,” ujar Alfian dilansir dari laman Pemkab Banggai.
Ia mengatakan Gerbang Juna juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Banggai memperkuat inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
Melalui gerakan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami cara menggunakan layanan keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
“Kita ingin masyarakat Banggai semakin memahami pentingnya menggunakan layanan keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Saya juga ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan,” katanya.
Alfian menekankan Gerbang Juna tidak boleh berhenti pada kegiatan peluncuran. Program tersebut diharapkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan sekolah, keluarga, pemerintah, dan lembaga keuangan.
Menurutnya, sekolah dapat menjadi pusat pembentukan budaya menabung, sementara keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar mengelola keuangan.
“Mari kita jadikan sekolah sebagai pusat pembentukan budaya menabung, keluarga sebagai tempat pertama pendidikan keuangan, dan pemerintah bersama lembaga keuangan sebagai penggerak serta pendukung gerakan ini,” ujarnya.
Gerbang Juna diharapkan dapat membentuk kebiasaan menabung sejak dini sekaligus mendorong masyarakat menyisihkan sebagian uang secara rutin untuk kebutuhan dan masa depan.
Pemkab Banggai berharap partisipasi masyarakat dapat membuat setiap Jumat menjadi momentum untuk menabung sekaligus memperkuat budaya literasi dan pengelolaan keuangan di daerah.