
Buol, RC - Kajian potensi tambang galian biji emas di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilakukan Pemerintah Kabupaten Buol melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang). Dalam melakukan kajian ini, Bappeda-Litbang Buol menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin.
"Pemanfaatan sumber daya alam menjadi kunci penting untuk memajukan perekonomian daerah. Potensi galian bijih emas di Kabupaten Buol menjadi fokus utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi permintaan pasar domestik maupun internasional," ujar Plt. Kepala Bappeda-Litbang, Wahyu Setiabudi dilansir dari laman Diskominfo Buol, Senin (31/7/2023).
Sementara itu, Penjabat Bupati Buol, M. Muchlis mengungkapkan bahwa wilayah Kabupaten Buol memiliki potensi besar terhadap galian bijih emas, terutama di wilayah Kecamatan Paleleh yang sudah memiliki sejarah panjang dalam penambangan emas sejak zaman Belanda.
"Kajian pertambangan difokuskan pada eksplorasi emas di Kabupaten Buol dengan total daerah eksplorasi diperkirakan mencapai 13.009 hektar, terbagi menjadi dua blok, yaitu pesisir dan perbukitan," ungkapnya.
Mchlis berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah maju bagi Kabupaten Buol dalam memanfaatkan potensi alamnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah maju bagi Kabupaten Buol dalam memanfaatkan potensi alamnya secara berkelanjutan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.