FOTO/KOMDIGI

Kemkomdigi-BP2MI Bongkar 7.908 Lowongan Kerja Luar Negeri Fiktif

Terbit : 9 September 2026
Font +
Font -

JAKARTA, RC — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menurunkan 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Ribuan konten tersebut ditindak melalui patroli siber yang dilakukan Kemkomdigi bersama BP2MI sebagai upaya mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok rekrutmen pekerja migran.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penipuan lowongan kerja menjadi salah satu ancaman serius di ruang digital karena menyasar masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

“Januari hingga Agustus 2026, Tim Patroli Siber Kemkomdigi bersama BP2MI telah menurunkan 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif,” ujar Meutya di Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, pemerintah akan terus memperkuat pengawasan dan mempercepat penindakan terhadap konten yang berpotensi merugikan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga.

Meutya menegaskan ruang digital tidak boleh dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari dan mengeksploitasi korban.

“Penindakan akan terus kami perkuat dan percepat bersama kementerian serta lembaga terkait. Pelaku kejahatan tidak boleh leluasa memanfaatkan ruang digital untuk mencari korban,” katanya.

Selain penindakan, pemerintah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima informasi lowongan kerja melalui internet. Pencari kerja diminta memastikan informasi dan perusahaan yang menawarkan pekerjaan benar-benar resmi sebelum memberikan data pribadi.

“Masyarakat juga harus memastikan informasi lowongan kerja berasal dari kanal resmi sebelum memberikan data,” ujar Meutya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan konten yang mencurigakan atau diduga sebagai penipuan lowongan kerja melalui kanal pengaduan resmi pemerintah.

Berita ini telah dibaca 2 kali
Font +
Font -
cross