Aktivitas Tambang Rusak Alam di Morut, Safri: Pemerintah Jangan Anggap Remeh!

Terbit : 26 October 2024
Font +
Font -

MORUT, RC - Anggota DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri mendesak Pemprov Sulteng segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan PT Keinz Ventura yang tengah beroperasi di Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara. Safri menyebut aktivitas perusahaan tambang nikel itu sudah sangat mengkhawatirkan.

"Evaluasi ini penting untuk segera dilakukan. Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan tidak bisa dibiarkan, pemprov harus segera mengambil tindakan. Kasian masyarakat yang berada di sekitar PT Keinz Ventura, sejak membuka lahan dampak lingkungan mulai dirasakan," ujarnya kepada awak media, Sabtu (26/10).

Safri menegaskan pemerintah daerah tidak boleh mengabaikan atau melakukan pembiaran terhadap kerusakan lingkungan. Sekretaris Fraksi PKB DPRD Sulteng ini meminta Pemprov Sulteng dan Pemkab Morut tidak lepas tangan.

"Pemprov Sulteng dan Pemkab Morut jangan anggap remeh kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas pertambangan. Harus ada evaluasi yang lengkap terkait sistem pengelolaan risiko tinggi lingkungan dalam mencegah dan mengendalikan dampak lingkungan," tegasnya.

Mantan aktivis PMII ini mendorong agar penggunaan maupun pemanfaatan sumber daya alam harus diseimbangkan dengan lingkungan hidup. Safri meminta semua pihak yang berkepentingan tidak hanya fokus terhadap keuntungan semata tetapi persoalan lingkungan dilupakan.

“Pemanfaatan sumber daya alam harus seimbang dengan lingkungan hidup. Jangan hanya mengejar keuntungan semata tetapi dampak lingkungan akibat aktivitas perusahaan diabaikan. Harus jadi perhatian kita semua," pungkas Safri.

Berita ini telah dibaca 1 kali
Font +
Font -
cross